BLOG

Menetapkan 4 Rencana Keuangan Secara Cerdas di Tahun 2020

Posted by Fullerton Markets on February 10, 2020 at 10:45 PM


Tahun yang baru telah tiba dan Anda akhirnya memutuskan untuk membuat rencana keuangan yang lebih baik daripada tahun 2019. Bagaimana Anda mengatur diri Anda untuk mencapai kesuksesan finansial? Berikut adalah beberapa goal cerdas untuk 2020 yang menurut kami akan memberikan hasil yang lebih baik.

1. Memiliki Dana Darurat

Memiliki dana darurat adalah suatu keharusan bagi setiap individu yang telah dewasa dan dapat bertanggung jawab secara finansial. Uang cadangan sangat berguna ketika Anda dihadapkan dengan kejadian yang tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, keadana medis yang darurat, perbaikan rumah dan mobil yang tak terduga atau biaya-biaya lain yang tidak direncanakan.

Sejumlah survey menemukan bahwa 60% dari millennial tidak dapat memiliki dana darurat sebesar minimal Rp 10,000,000 untuk melindungi diri mereka, dan 36% diantara mereka tidak memiliki cukup dana sebagai dana darurat dalam menghadapi hal-hal yang tidak terduga. Apakah Anda berencana ingin melakukan liburan ataupun berinvestasi, memiliki dana darurat bukanlah ide buruk dan akan membantu Anda dalam menghadapi kejadian-kejadian yang tak terduga.

Berapa banyak uang yang harus Anda simpan? Pakar keuangan biasanya merekomendasikan bahwa nilai dana darurat anda adalah sebesar minimal biaya hidup Anda selama enam bulan. Misalnya, jika Anda menghabiskan Rp 2,000,000 per bulan untuk konsumsi, transportasi, membayar tagihan listrik, air, asuransi , hutang, dan lain-lain, maka disarankan Anda memiliki dana darurat yang dapat menopang kebutuhan Anda selama enam bulan dengan nyaman yaitu Rp 12,000,000 (Rp 2 juta x 6). Mempersiapkan untuk menyimpan uang dengan nominal sebesar itu bukanlah tugas yang mudah. Itulah mengapa penting untuk memiliki tujuan yang realistis dan menetapkan tujuan-tujuan jangka pendek yang lebih mudah dicapai untuk membuat Anda tetap termotivasi.

Katakanlah Anda memiliki penghasilan Rp 3.500.000. Setelah dikurangi biaya hidup bulanan Anda, Anda akan memiliki kelebihan arus kas Rp 1,500,000. Anda dapat mengurangi pengeluaran opsional dan menyisihkan Rp 1,000,000 setiap bulan – dengan rencana tabungan yang konkret dan disiplin diri, Anda akan dapat membangun dana darurat senilai Rp 12,000,000 dalam setahun.

Simpan dana darurat Anda di rekening bank yang dapat Anda akses dengan mudah kapan saja. Pertimbangkan untuk meletakkan uang Anda di rekening tabungan dengan imbal hasil tinggi ataupun deposito, daripada instrument investasi berresiko tinggi seperti saham, reksadana, ataupun obligasi swasta ataupun negara yang kurang likuid karena tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu.

2. Diversifikasikan Portofolio Investasi Anda

PB-Blog

Untuk melindungi uang anda dari ketidak-pastian di pasar finansial, Anda mungkin ingin melakukan diversifikasi untuk melindungi kekayaan Anda.

 Ada kendaraan investasi yang Anda pilih diluaran sana – seperi saham, obligasi, reksadana, Dana Investasi Real Estate (DIRE), asuransi unit link, Forex, mata uang kripto dan masih banyak lagi. Pilihan-pilihan yang beragam ini masing-masing memiliki potensi imbal hasil dan resikonya sendiri-sendiri. Lakukanlah riset mandiri untuk mencari tahu berbagai jenis investasi dan investasi apa yang kiranya cocok dengan profil resiko Anda. (NB: Untuk link berbahasa Indonesia bias Anda lihat disini)

 Untuk membangun rencana dan portofolio Anda, manfaatkan banyak sumber daya yang tersedia secara online. Investopedia menawarkan banyak artikel-artikel edukatif, sementara situs berita seperti CNBC dan MarketWatchmenyediakan pembaruan terkini di pasar saham. Anda juga dapat menguji keterampilan perdagangan Anda menggunakan simulator perdagangan online oleh NinjaTrader, Investopedia,  MarketWatch, StockBit dan RTI Business. Bila perlu, konsultasikan dengan penasihat keuangan untuk menilai tujuan dan kesehatan keuangan Anda.

3. Cek Rasio Hutang dan Pendapatan Anda

Jan 2019 Blog #3

Menurunkan rasio hutang anda terhadap pendapatan (rasio HTP) harus menjadi prioritas keuangan Anda yang paling utama di tahun 2020. Rasio ini dihitung dengan cara menambahkan semua cicilan hutang bulanan Anda dan kemudian dibagi dengan pendapatan kotor bulanan Anda. Sebagai contoh, jika pendapatan bulanan kotor anda adalah sebesar Rp 5,000,000 dan anda mengeluarkan Rp 2,000,000 setiap bulan untuk membayar cicilan kartu kredit, dan cicilan hutang konsumtif lain, ini akan menjadikan rasio HTP Anda adalah 40% (Rp 2 Juta dibagi Rp 5 juta = 40%). Untuk anda yang ingin mengajukan KPR, disarankan Anda memiliki rasio HTP dibawah 30%.

Jadi langkah-langkah apa yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan rasio ini?

  • Memotong Pengeluaran

Coba lihat kembali pengeluaran bulanan Anda. Penyesuaian apa yang dapat Anda lakukan? Dapatkah Anda mengalokasikan dana lebih untuk membayar cicilan hutang Anda dan tagihan kartu kredit Anda?

  • Memperbesar Pendapatan

Studi menunjukkan bahwa utang kartu kredit adalah sumber stres keuangan terbesar bagi kaum millennial. Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari terjebak dalam hutang kartu kredit yang memberatkan Anda.

Studies show that credit card debt is the biggest source of financial stress for millennials. Here are a few tips to avoid being caught in this downward spiral:

· Berusaha sesegera mungkin menuntaskan hutang dengan bunga yang paling tinggi dahulu.

· Mengkonsolidasi utang ke dalam kartu kredit yang memiliki tingkat bunga yang lebih rendah.

Kekayaan Anda ditentukan oleh aset dan liabilitas Anda. Melunasi hutang Anda juga dapat meningkatkan skor kredit Anda, membuatnya lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga dan persyaratan terbaik.

4. Berinvestasi Leher Keatas

Habits

Poin terakhir ini mungkin akan terdengar klise. Tapi sadarilah, Anda adalah asset terbesar Anda. Mulailah berinvestasi ke pengembangan diri Anda sendiri.

Laporan Cigna di tahun 2019 tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan stres memperkirakan bahwa 4-19% dari total pengeluaran kesehatan di seluruh pasar dapat dikaitkan dengan penyakit yang berkaitan dengan stres. Tiga negara teratas dengan persentase tertinggi adalah Australia (US$22.911 juta, 18,8%), Singapura (US$2.342 juta, 18%) dan Hong Kong (US$3.758 juta, 17,6%). Jangan menjadi bagian dari statistik.

Sempatkan waktu beberapa jam seminggu untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang yang Anda cintai, manjakan diri Anda dengan menikmati alam di sekitar Anda, atau lepaskan ketegangan di tubuh Anda. Aplikasi seluler seperti Headspace (alat meditasi terpandu yang populer) dan Nike Training Club (mencakup kiat latihan, pelatihan, dan nutrisi) dapat membantu menjaga kebugaran dan kesehatan mental Anda tetap terkendali. Jika Anda tertarik untuk mengambil tantangan baru tahun ini, maka pertimbangkan untuk mendaftar dalam program sertifikasi yang dapat membantu memajukan karir Anda atau melakukan pekerjaan paruh waktu.

Berinvestasi dalam diri Anda adalah tujuan finansial paling cerdas yang bias dibuat tahun ini.

 

Anda mungkin berminat: Kekuatan Passion