BLOG

BLOG

Aussie, Kiwi  Diperjuali Karena PDB Cina Meningkat Kecemasan Pengetatan

[fa icon="calendar"] July 17, 2017 at 2:00 PM / by Fullerton Markets

PDB Cina lebih tinggi dari perkiraan dapat mempercepat laju deleveraging, short AUD/USD?

Cina melaporkan angka pertumbuhan yang jauh lebih baik dari perkiraan untuk kuartal kedua, namun banyak investor bingung mengapa saham keduanya Cina dan Aussie diobral setelah data solid tersebut. Kami pikir perkiraan ini bahwa ekonomi terbesar kedua akan memiliki lebih banyak ruang untuk memperketat kebijakannya pada paruh kedua tahun ini yang mendorong Aussie dan Kiwi jadi lebih rendah, dan tren ini mungkin berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.

 

Pertumbuhan Cina ditahun 2017 terlihat laju untuk pertama kali sejak 2010

Perekonomian Cina tumbuh 6,9% pada kuartal kedua, sama seperti tiga bulan sebelumnya. Pertumbuhan pada semester pertama masih jauh diatas target pemerintah karena kekuatan tak terduga dipasar perumahan terus tumbuh dengan laju. Setelah 6,9 persen pertumbuhan pada kuartal pertama, perekonomian berada di jalur percepatan untuk pertama kali  sejak tahun tahun 2010 sedangkan pertumbuhan tahunan tahun lalu hanya 6,7%. Pada Maret, parlemen Cina menyetujui target pertumbuhan setahun penuh "sekitar 6,5%". Untuk saat ini, targetnya sudah hampir tercapai.

Setelah diawali menguat tahun ini, banyak prakiraan bahwa pertumbuhan Cina akan melambat, karena pemerintah memperketat kebijakan moneter dan sektor properti kehilangan momentum. Namun, perlambatannya lebih ringan dari perkiraan.

Sektor properti tetap menjadi salah satu penyumbang utama kepada pertumbuhan negara dalam enam bulan pertama tahun ini. Harga rumah terus meningkat tajam tahun ini, mengurangi persediaan rumah jadi dan mendorong peningkatan investasi dalam konstruksi baru. Investasi properti tumbuh 8,5% pada semester pertama dari tahun sebelumnya, lebih cepat dari pertumbuhan tahun lalu 6,9%.

Untuk saat ini, berbagai investor global mengharapkan pemerintah daerah untuk memberlakukan pembatasan lebih pada pembelian rumah dan pinjaman hipotek. Pembatasan ini diharapkan mengurangi konstruksi, menyebabkan riak lewat ekonomi dimana aktivitas tersebut mendorong permintaan akan output pabrik seperti baja, logam dasar dan semen. Turunnya harga komoditas diatur untuk mendorong mata uang komoditas seperti Aussie dan Kiwi menjadi lebih rendah.

Pemulihan ekonomi global juga memberi tumpangan bagi pertumbuhan Cina tahun ini. Perdagangan luar negeri juga memberikan dorongan tak terduga terhadap pertumbuhan tahun ini ketika Fed mempercepat langkah pengetatannya. Setelah berkontraksi 7,7% setiap tahunnya tahun lalu, ekspor China tumbuh 8,5% di semester pertama, mencerminkan permintaan yang kuat dari AS dan Eropa.

 

“Konferensi Kerja Keuangan Nasional” Akhir Pekan di Cina menyoroti banyaknya hutang deleveraging pada paruh kedua.

Presiden Cina Xi menginstruksikan perusahaan milik negara Cina untuk menurunkan tingkat hutang mereka namun tidak mengumumkan pembuatan regulator-super keuangan baru untuk mengendalikan risiko disektor ini pada akhir pekan di National Financial Work Conference, yang hanya berlaku sekali setiap lima tahun. Menurut Bank Penyelesaian Internasional, tingkat hutang Cina secara keseluruhan adalah sekitar 260% dari produk domestik bruto dan terus menanjak. Perusahaan non-keuangan menyumbang sekitar dua pertiga dari total beban hutang, dengan masalah yang sangat akut pada kelompok industri milik negara.

Dia menyoroti bahwa deleveraging pada BUMN adalah yang paling penting, dan menambahkan bahwa pejabat keuangan negara tersebut juga harus mendapatkan pegangan pada apa yang disebut "perusahaan zombie" yang tetap hidup dengan infus kredit murah.

Instruksi Presiden Xi mengenai deleveraging selanjutnya menggemakan hasil PDB kuartal kedua, dimana pembuat kebijakan memberikan langkah-langkah pertumbuhan yang jauh lebih rendah dalam sisa tahun ini.

 

Petikan Kita

AUD/USD – Agak bearish. Kami memperkirakan pasangan ini turun menuju 0.7760 di tengah pengetatan lebih lanjut di Cina.

 audusd-d1-fullerton-markets-limited.png

 

USD/JPY – Agak bearish.  Kesaksian Dovish Yellen minggu lalu bisa terus mendorong dollar turun. USD/JPY bisa dicoba 112 minggu ini.

 usdjpy-d1-fullerton-markets-limited.png

 

XAU/USD (Emas) – Agak bullish. Harga terus berlanjut ke level 1240 dalam waktu dekat

 xauusd-d1-fullerton-markets-limited.png

 

Berita Top Minggu Ini (GMT+8 zona waktu)

Selandia Baru: CPI q/q.  Selasa, 18 Juli, Pukul 6.45

Kami memperkirakan angka muncul pada 0.5% (angka sebelumnya 1.0%).

Inggris: CPI y/y. Selasa, 18 Juli, Pukul 16.30

Kami memperkirakan angka muncul 3.0% (angka sebelumnya 2.9%).

Eropa: Minimum Bid Rate.  Kamis, 20  Juli, Pukul 19.45

Kami memperkirakan angka tetap tak berubah di 0.0% (angka sebelumnya 0.0%).

 

OpenAccountButton-Ba.png

 

 

Tim Riset Fullerton Markets

Mitra Komitmen Dagang Anda


Topics: Weekly Market Research, 2017


Fullerton Markets