BLOG

BLOG

Blockchain – Frontier Baru di Industri Forex

[fa icon="calendar"] November 30, 2018 at 9:00 AM / by Mario Singh

Bagaimanakah blockchain akan mengubah wajah industri Forex?

Kami duduk bersama CEO kami, Mario Singh, untuk wawancara tentang perkembangan cepat di dunia cryptocurrency dan bagaimana broker FX dapat secara efektif memanfaatkan teknologi baru ini. 

  • Selain Cobalt dan Lykke, apakah ada perusahaan lain yang Anda lihat membentuk diri mereka sebagai pemain penting dalam ruang lingkup FX blockchain? 

Dengan pertumbuhan cepat cryptocurrency, banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi didalam trend blockchain. Salah satu perusahaan yang saya perhatikan adalah Continuous Linked Settlement (CLS), lembaga keuangan berbasis di Inggris yang menawarkan layanan penyelesaian risiko, serta solusi pemprosesan dan data di pasar FX. 

Sejak September 2016, percobaan blockchain awal telah diletakkan di bawah CLSNet, jaringan yang pada dasarnya memainkan peran sandbox untuk teknologi ledger didistribusikan. CLSNet adalah inisiatif blockchain antara CLS dan perusahaan teknologi IBM. Mereka juga memiliki inisiatif lain yang disebut LedgerConnect yang memungkinkan perusahaan fintech untuk berbagi dan menggunakan layanan yang dihosting pada jaringan ledger tunggal yang didistribusikan. 

  • Apakah Anda memiliki rencana untuk mengintegrasikan solusi blockchain ke dalam teknologi Anda yang sudah ada? 

Kami memiliki tim yang saat ini mengeksplorasi beberapa inisiatif mengenai blockchain, dan mereka melihat bagaimana blockchain dapat dimasukkan dalam proses seperti onboarding klien, eksekusi dan pembayaran lintas batas, dan lain-lain. 

  • Apa dampak potensial dari teknologi blockchain pada aktivitas broker (mis. klien onboarding, deposito, penarikan, penyelesaian, eksekusi, likuiditas)? Dalam setiap kasus, bagaimana blockchain melengkapi atau mengganti teknologi yang ada? 

Saya tentu berpikir semua hal di atas dapat memetik manfaat dari blockchain. Kata kunci di blockchain adalah desentralisasi. Oleh karena itu semua proses ini dapat memperoleh manfaat dari pencatatan terdesentralisasi secara aman dan transparan. Satu-satunya peringatan, mungkin, adalah pembayaran lintas batas. Kebanyakan broker menggunakan pedagang terverifikasi yang menyediakan solusi pembayaran online. 

Dalam banyak kasus, deposito diproses “langsung” setelah fase due diligence. Alasan saya tidak berpikir blockchain dapat mengisi ruang ini adalah karena para penambang yang perlu memverifikasi blok informasi. Ini membutuhkan waktu dan biaya tambahan dalam bentuk harga gas yang dibebankan oleh para penambang. Oleh karena itu, broker dihadapkan dengan tindakan penyeimbang – berapa banyak kecepatan yang mereka mau korbankan jika mereka mengadopsi teknologi blockchain dalam proses pembayaran mereka? 

  • Bagaimana blockchain mempengaruhi broker FX dalam jangka pendek hingga panjang? Apakah broker diharapkan untuk mengadopsi teknologi itu sendiri atau akankah perusahaan baru masuk dan mendominasi area ini? 

Di industri apa pun, Anda memiliki yang baik dan yang buruk. Banyak yang ikut mencoba teknologi blockchain karena ia merupakan trend sementara beberapa meluncurkan koin mereka sendiri untuk "mengganggu industri." Seperti halnya usaha apapun, broker harus terlebih dahulu memiliki pemahaman yang baik tentang teknologi yang mereka gunakan, termasuk risiko, kelebihan dan potensi pertumbuhan. 

Dalam sebuah paper blockchain yang ditulis oleh IBM Institute for Business Value, saya menemukan kata-kata “Jangan berspekulasi, berinovasi.” Itu benar – para inovator sejati tidak berspekulasi dan membiarkan diri mereka disapu oleh arus; mereka mempercayai data, memanfaatkan tren dan bertindak atas perubahan yang sudah terjadi. 

Dalam hal ini, blockchain berfungsi sebagai platform untuk komunikasi yang efektif. Ini adalah enabler inovasi dan nilai. Untuk memiliki blockchain tanpa menyelesaikan masalah nyata adalah meletakkan kereta di depan kuda. Bayangkan penawaran koin awal (initial coin offerings, ICO) yang tidak berguna.

  • Jika blockchain membawa peningkatan besar dalam transparansi kepada broker, apakah itu akan membantu mendorong aktor jahat keluar dari industri sama sekali? 

Tentu, itu akan terjadi. Lewatlah sudah hari-hari di mana perusahaan dengan anggaran terbesar menang. Klien tidak bodoh. Mereka mencari nilai nyata. Dimanfaatkan dengan benar, sifat blockchain yang terdesentralisasi dan kemampuan yang meningkat untuk menyimpan informasi tentu dapat menyingkirkan para aktor yang buruk. 

  • Pada catatan yang sama, aspek apa dari siklus perdagangan dapat dibuat lebih transparan oleh blockchain? 

Saya akan mengatakan banyak sekali. Keamanan online hari ini adalah prioritas utama. Berikut ini satu contoh utama: antara akhir Juni dan awal Juli tahun ini, kelompok perawatan kesehatan terbesar Singapura, SingHealth, menjadi sasaran serangan dunia maya. Kejadian pencurian data ini – yang paling serius dalam sejarah Singapura – mempengaruhi total 1,5 juta pasien (termasuk Perdana Menteri Singapura). Para korban ini memiliki data penting, termasuk nama, alamat, tanggal lahir dan informasi ras mereka, dicuri. 

Blockchain adalah solusi yang sangat layak untuk meningkatkan keamanan di industri FX. Pembukuan yang terdesentralisasi akan membuat peretasan yang jauh lebih sulit, sementara peningkatan visibilitas (melalui pelacakan gerakan dan transaksi yang lebih baik) meningkatkan tingkat kepercayaan.

 

New call-to-action

 

Tim Riset Fullerton Markets

Mitra Komitmen Dagang Anda


Topics: Blog, 2018



Author: Mario Singh

A widely sought-after thinker in the Finance Industry, Mario has appeared more than 40 times on international media CNBC and Bloomberg, each time giving his market views to an estimated 350 million viewers worldwide. As an accomplished corporate consultant, Mario has been brought in by some of the biggest banks in the world to speak to their traders and clients. Some of his clientele include ICBC – China’s biggest bank, Julius Baer – the third largest Swiss bank and OCBC – ranked by Bloomberg as the world’s strongest bank in 2011 and 2012.

Mario Singh