BLOG

BLOG

Panduan FOMC Kedepannya Kemungkinan Akan Disesuaikan Lebih Rendah

[fa icon="calendar"] March 18, 2019 at 4:19 PM / by Fullerton Markets

Dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang lebih tajam dari perkiraan dan tekanan inflasi yang dapat diredam, Fed kemungkinan akan menurunkan proyeksi selama FOMC ini. Jual USD / JPY?

FOMC akan memperbarui Ringkasan Proyeksi Ekonomi (Summary of Economic Projection / SEP) minggu ini

Pada keputusan suku bunga Federal Open Market Committee (FOMC) minggu ini, Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 2,25-2,50%. Fed juga bertugas untuk memperbarui SEP yang akan dikupas kembali karena pidato Fed baru-baru ini yang menyoroti perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan tekanan inflasi yang dapat diredam.

Inflasi tercatat rendah dan pertumbuhan harga konsumen berkurang dari 1,9% menjadi 1,5% pada bulan lalu. Jadi, bahkan jika bank sentral menemukan peningkatan kepercayaan, upah dan kegiatan ekonomi yang menggembirakan, inflasi yang rendah memberi mereka fleksibilitas untuk menahan pengetatan sampai ada tanda-tanda kekuatan yang konsisten dalam perekonomian.

Di bawah ini adalah Ringkasan Proyeksi Ekonomi FOMC pada Desember 2018:

 

Jika Fed menurunkan perkiraan pertumbuhan dan prospek inflasi minggu ini, yang kemungkinan akan dilakukan dan disebabkan oleh "peningkatan risiko terhadap penurunan," maka akan mendorong aksi ambil untung bagi dolar. Selain itu, Fed dapat menurunkan panduan mereka kedepannya setelah peningkatan agresif pada tahun 2018 dan dapat mengadopsi nada yang lebih hati-hati karena administrasi Trump berjuang untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.

Di sisi lain, jika proyeksi berkelanjutan untuk suku bunga jangka panjang tetap berada di 2,75% hingga 3,00%, maka dolar akan terus naik lebih tinggi.

FOMC juga dapat mengungkap rencana untuk mengurangi $50/bulan dalam pengetatan kuantitatif (QT) karena Ketua Jerome Powell menegaskan bahwa 'Komite sekarang dapat mengevaluasi waktu dan pendekatan yang tepat untuk akhir limpasan neraca,' dan penyesuaian material dalam prospek kebijakan moneter dapat menghasilkan tantangan untuk dolar AS di tengah indikasi kesalahan kebijakan.

Dua kemungkinan skenario pada Dollar membuat Rupiah sedikit tertahan mendekati Pemilu tanggal 17 April 2019

Meskipun akan ada kemungkinan dua scenario berbeda pada Dollar, akan tetapi Rupiah sedikit menahan diri mendekati Pemilu yang tinggal satu bulan lagi pada tanggal 17 April. Bisnis sedikit menunggu apa yang akan terjadi dan kemungkinan akan berefek pada IDR. 

Prediksi kami, IDR dalam minggu ini akan bergerak flat diarea Rp. 14,200-14,300/USD

Sumber: Bloomberg

 

EUR/USD: Pasangan ini mungkin akan menguat ke 1.14 karena pesimisme FOMC akan menekan dollar.

 

USD/JPY: Pasangan mungkin akan melemah ke 110.80 karena pesimisme FOMC akan menekan dollar sehingga mendorong kemungkinan aksi taking-profit di dollar.

 

SPX/USD: Pasangan ini kemungkinan akan menguat menuju 2867 setelah menembus batas resistansi.

 

XAU/USD: Pasangan ini kemungkinan akan menguat ke 1320.

 

New call-to-action

 

 

Tim Riset Fullerton Markets

Your Committed Trading Partner


Topics: Weekly Market Research, 2019


Fullerton Markets