BLOG

BLOG

Perkembangan Kasus Huawei Mendominasi Pasar Global

[fa icon="calendar"] December 10, 2018 at 6:00 PM / by Fullerton Markets

Lemahnya data pekerjaan AS dan ketegangan perdagangan akan mengurangi sentimen dalam aset berisiko, sell USD/JPY 

 

Trader menjual aset berisiko saat ketidakpastian negosiasi AS-China meningkat 

Aset risiko global dari Asia ke ekuitas berjangka AS menurun di tengah potensi eskalasi ketegangan antara Washington dan Beijing, dan setelah tanda-tanda ekonomi China masih di bawah tekanan. Treasury US merangkak naik bersama yen karena aset haven menangkap peluang. 

CFO Huawei Technologies Co, Meng Wanzhou, putri CEO perusahaan, dituduh berkomplot untuk menipu bank dan tidak boleh bebas dengan jaminan karena dikwatirkan melarikan diri, seorang pengacara yang mewakili Kanada mengatakan dalam sidang pengadilan Jumat lalu. AS menduga bahwa Huawei menggunakan sebuah perusahaan bernama Skycom untuk melakukan bisnis dengan Iran, melanggar sanksi, dan bahwa Meng menyembunyikan hubungan antara Huawei dan Skycom, menurut pengacara Crown John Gibb-Carsley. Kanada menghadirkan kasus terhadap Meng atas nama AS, yang ingin mengekstradisinya. 

Selama akhir pekan, Wakil Menteri Luar Negeri China Le Yucheng telah memanggil Duta Besar AS untuk China, Terry Branstad, dalam protes atas penangkapan Kepala Staf Keuangan Huawei Technologies Co. Meng Wanzhou, dan mengatakan akan mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan. Langkah ini dilakukan setelah satu minggu di mana Cina dan AS tampaknya berjuang dengan cara bereaksi terhadap penangkapan dengan gema yang berpotensi meluas. Kedua negara itu, pada saat yang sama, mencoba mendorong kembali sengketa perdagangan yang merugikan. 

Tim perdagangan Presiden Donald Trump berusaha untuk memisahkanpembicaraan dengan China dari sengketa yang berkembang mengenai pengejaran AS terhadap eksekutif Huawei pada hari Minggu kemarin, tetapi lebih ke perjuangan untuk mengatasi kekhawatiran pasar keuangan bahwa gencatan senjata yang rapuh dengan Beijing sangat beresiko, dan respon pasar pagi ini tentu menunjukkan bahwa harapan kedua negara untuk mencapai kesepakatan dengan lancar menjadi lebih sulit sekarang. 

Data payroll yang lemah adalah alasan lain untuk sell-off. Pekerjaan dan upah AS naik kurang dari perkiraan pada bulan November sementara tingkat pengangguran bertahan di titik terendah dalam hampir lima dekade, menunjukkan beberapa moderasi dalam pasar tenaga kerja yang masih sehat. Nonfarm payrolls hanya meningkat 155.000 setelah kenaikan 237.000 ke bawah yang direvisi di bulan sebelumnya, Penghasilan rata-rata per jam naik 0,2 persen dari bulan sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan untuk 0,3%, meskipun upah sesuai proyeksi secara tahunan, naik 3,1% untuk bulan kedua. 

 

Petikan Kita

USD/JPY – Agak bearish.

Investor tetap berhati-hati tentang mengambil risiko, dengan kondisi saham di Asia tampak siap dengan kerugian setelah sesi AS yang lemah pada hari Jumat dan menjadi perhatian atas suara Brexit pada Selasa. Pasangan ini mungkin jatuh ke 112 minggu ini

 Asia stocks losses

 

AUD/USD – Agak bearish.

Inflasi pabrik Cina terus melambat di tengah melemahnya permintaan, dan impor tembaga bulanan turun untuk pertama kalinya tahun ini. Pasangan ini mungkin jatuh menuju 0,7180 minggu ini

China factory inflation weak demand

 

XAU/USD (Emas) – Agak bullish.

Kami memperkirakan harga akan naik menuju 1260 minggu ini.

 Gold price rise

 

New call-to-action

 

Tim Riset Fullerton Markets

Mitra Komitmen Dagang Anda


Topics: Weekly Market Research, 2018


Fullerton Markets