BLOG

BLOG

Kebijakan Moneter China melonggar, Hal Positif Bagi Sentimen Pasar

[fa icon="calendar"] February 18, 2019 at 2:02 PM / by Fullerton Markets

Fed mungkin tidak tampak dovish seperti yang diharapkan pasar, Beli USD / JPY? 

Fed terlihat menahan diri untuk saat ini 

Data ekonomi domestik dan Fedspeak akan bersaing dengan tema internasional yang lebih luas minggu ini. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa pembicaraan perdagangan China minggu lalu sangat produktif ketika timnya bersiap untuk lanjutan negosiasi berikutnya. 

Pertemuan hari Sabtu terlihat baik ketika AS dan China mengirim sinyal bahwa mereka mungkin mencapai kesepakatan atau memperpanjang pembicaraan untuk mengakhiri perang dagang mereka, mengurangi kekhawatiran bahwa pemerintahan Trump akan menaikkan tarif ketika tenggat waktu utama tiba dalam dua minggu mendatang. Investor pada hari Jumat mengapresiasi tanda-tanda bahwa perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia tidak meningkat, dengan ekuitas AS naik lebih tinggi. Sementara itu, kepala strategi kami menyebutkan bahwa pinjaman di China bulan lalu melonjak adalah suatu indikator kuat bahwa kebijakan moneter di China mulai sedikit melonggar, dan itu adalah hal positif untuk sentimen pasar secara luas.

South CHina Morning PostRisalah Fed akan menjadi sorotan minggu ini, disertai dengan data perumahan di pertengahan musim dingin dan data survei produksi awal untuk Februari. Sejumlah besar pejabat Fed akan mencuri perhatian pada hari Jumat. Ada dua konferensi kebijakan moneter yang sedang berlangsung, dengan diskusi difokuskan pada masa depan neraca dan alat kuantitatif untuk memantau kondisi ekonomi makro dan keuangan. Namun, pengukur sentimen ekonomi Jerman dan status pembicaraan perdagangan AS-Cina tetap menjadi fokus utama. 

Presiden Donald Trump baru-baru ini menyatakan kesediaan untuk memperpanjang batas waktu tentang negosiasi perdagangan dengan China pada 1 Maret, jika terlihat kemajuan pada pembicaraan kedua belah pihak. Pelaku pasar mungkin akan sedikit bisa bernafas jika jebakan menit-menit terakhir dapat dihindari. 

Sementara itu, pengukur sentimen ekonomi ZEW dan IFO untuk bulan Februari di Jerman akan diawasi ketat oleh para analis yang semakin mempertanyakan prospek pertumbuhan untuk Jerman khususnya, dan prospek zona euro secara lebih luas. Seperangkat data ini akan menentukan arah euro minggu ini. 

Risalah pertemuan FOMC Januari akan dengan hati-hati dibedah oleh pengamat Fed yang bertujuan untuk mendapatkan wawasan tentang waktu dan arah tindakan kebijakan berikutnya. Komentar dari pejabat sejak pertemuan itu telah menyampaikan rasa kesabaran, agar tidak bergerak secara proaktif, dan bias terhadap tindakan selanjutnya masih berupa kenaikan. 

Rupiah terlihat stagnan pada minggu besok 

Setelah melihat debat calon presiden kemarin, terlihat bahwa pasar masih agak gamang dengan kondisi politik saat ini untuk kedepannya. Oleh karena itu potensi efek dari USD masih menjadi salah satu kunci dalam pergerakan Rupiah/IDR pada minggu ini. Jika USD mendapatkan sentiment positif dari Fed pada minggu ini, maka kemungkinan besar IDR akan sedikit melemah menuju area 14.131-14.227 terhadap USD. 

 

 Pilihan Kami

EUR/USD: Pasangan ini masih diprediksikan akan jatuh menuju area 1.1250 pada minggu ini, karena data Jerman terlihat akan kurang sesuai seperti yang diperkirakan.

EUR/USD: Pasangan ini masih diprediksikan akan jatuh menuju era 1.1250 pada mingu ini

 

USD/JPY: Pasangan ini kemungkinan akan menuju ke 111 karena membaiknya sentiment resiko serta potensi dari kurang dovishnya Fed.

USD/JPY: Pasangan ini kemungkinan akan menuju ke 111 karena membaiknya sentiment resiko

 

XAU/USD: Pasangan ini kemungkinan akan jatuh ke area 1302 pada minggu ini.

XAU/USD

 

New call-to-action

 

Tim Riset Fullerton Markets

Rekan Trading Anda yang Setia


Topics: Weekly Market Research, 2019


Fullerton Markets