BLOG

BLOG

Sterling menguat 1,1%, kenaikan intraday terbesar sejak pertengahan September, ditengah rencana "Soft Brexit"

[fa icon="calendar"] January 15, 2018 at 5:00 PM / by Fullerton Markets

Manufaktur Inggris menikmati ekspansi tujuh bulan berturut-turut yang merupakan salah satu yang terbaik sejak 2008.

Dengan output dan ekspor yang diperkirakan akan tumbuh didukung dukungan ekonomi global yang terus berlanjut, long GBP/USD?

 

Berita tentang "Soft Brexit" dihidupkan kembali ketika Menteri Keuangan Belanda dan Spanyol dilansir bekerja sama untuk mendapatkan kesepakatan bagi Inggris

Sterling menguat karena harapan "Soft Brexit" seperti disebutkan oleh Menteri Keuangan Belanda dan Spanyol. Sekali lagi pasar tampaknya sangat sensitif tentang berita Brexit setelah masa Panjang yang melelahkan sejak Desember tahun lalu, dimana rumor Brexit memiliki dampak yang kurang dari yang diharapkan. Kendati demikian, kami berhati-hati terhadap menguatnya Sterling karena masih membutuhkan progress yang cukup besar mengenai pembicaraan Brexit dan Data Inggris yang kuat untuk mempertahankan mata uangnya.

Hal ini juga membuat Sterling terbuka terhadap resiko jika ada kasus Jerman melawan "Soft Brexit". Namun, harus dicatat Jerman telah diisyaratkan sejak tahun lalu bahwa mereka bersedia memberikan konsesi Inggris Brexit di tengah kekhawatiran jika Theresa May digulingkan sebagai Perdana Menteri akibat Brussels bermain sengit. Jadi ada rasa khwatir sedikit berkurang Jerman menuangkan air dingin dengan harapan adanya kesepakatan "Soft Brexit"

Sebanyak "Soft Brexit" menyampaikan pesan menenangkan, namun justru mendorong kegagalan yang sinis untuk melaksanakan hasil referendum 2017. Hasil dari "Soft Brexit" akan membuat Inggris berada di tempat yang genting. Hal ini berakibat Inggris masih berada dipasar tunggal namun terikat oleh pembatasan besar pada kebebasan ekonomi dan politik kita, namun tidak lagi dapat memilih atau mempengaruhi peraturan tersebut, bahkan jika mereka dirugikan dengan kerugian Inggris. Selanjutnya, keanggotaan pasar tunggal berarti pembayaran tahunan ke Brussels yang berjumlah miliaran dolar. Ini akan mengalahkan tujuan Brexit di tempat pertama.

"Soft Brexit" akan membuat Inggris melanggar peraturan UE dengan mencari keanggotaan pasar tunggal bersamaan dengan perlakuan khusus dari kebebasan bertindak yang tidak dimiliki negara lain. Ini adalah konflik langsung dengan prinsip-prinsip inti UE dan jika Inggris diberi keuntungan, hal itu akan menyebabkan kerusakan ekonomi dan politik yang serius yang dapat merobek blok tersebut.

Dengan banyaknya ideologi "Hard Brexit" mungkin terdengar ekstrem dan merusak,  hal tersebut jelas menguntungkan Inggris dalam jangka panjang. Ada 3 hal yang dapat membawa keuntungan pada Inggris:

  1. Inggris dapat menghindari peraturan perdagangan Uni Eropa yang tidak perlu dan mahal, termasuk perusahaan yang tidak melakukan perdagangan dengan UE. Bahkan saat Inggris bukan anggota di pasar tunggal UE, mereka masih dapat melakukan perdagangan dengan UE berdasarkan peraturan Organisasi Perdagangan Dunia, membayar tarif yang relatif rendah - seperti juga negara-negara lain seperti AS, China dan Jepang dan negara-negara non-UE lainnya
  2. Inggris yang pernah keluar dari Uni Eropa, diijinkan untuk melakukan perdagangan dengan negara-negara besar lainnya (AS, China, Jepang dan India) Dimana Uni Eropa gagal membuat kesepakatan. Hal ini membawa peluang besar bagi Inggris untuk mengubah kesepakatan yang ada untuk keuntungan mereka dengan sedikit atau tanpa batasan. Kerjasama UE saat ini dengan negara-negara besar lainnya lebih menyukai Pertanian Perancis dan ekspor manufaktur Jerman, dan dibandingkan dengan Inggris.
  3. Bea Cukai UE salah persepsi sebagai Ekonomi Nirwana. Konsumen Inggris lebih terbebani dengan tarif yang berasal dari pembayaran keanggotaan ke pasar tunggal UE. Kebebasan bergerak di negara-negara Uni Eropa menyebabkan eksploitasi tenaga kerja murah, menyebabkan upah pekerja dan buruh Inggris berbeda. Dengan demikian, meninggalkan UE akan membawa peluang lebih baik bagi para pekerja

Meskipun demikian, Inggris memiliki kekuatan untuk bermain dalam perundingan Pasal 50 ini. Inggris menjadi pengimpor utama bisnis kuat yang dimiliki UE yang EU akan banyak rugi jika Inggris memberlakukan tarif pada ekspor ini. Ketergantungan besar pada Inggris untuk bisnis dan perdagangan memberi Inggris keunggulan selama diskusi. Dalam hal ini tak ada pilihan lain selain tidak membuat kesepakatan buruk untuk Inggris karena mereka hanya rugi sedikit jika mereka menarik kesepakatan tersebut karena peraturan WTO memungkinkan mereka untuk melakukan perdagangan dengan tarif yang lebih rendah. Jika membandingkan dengan kesepakatan buruk yang akan menyebabkan Inggris menderita dan mengalahkan tujuan Brexit.

 

Petikan Kita

GBP/USD – Agak  Bullish.

Hasil Manufaktur GBP yang kuat sebaiknya mendorong pasangan ini ke 1.384

Picture1.png

 

USD/CAD – Agak bullish.

Pasangan ini bisa jatuh ke 1,21 jika Kanada menaikkan suku bunga Rabu nanti ketika Laporan Kebijakan Moneter.      

Picture2.png

 

XAU/USD (Emas) – Agak Bullish.

Kami memperkirakan harga akan terus naik ke 1354 

Picture3.png

 

Berita Top Minggu Ini (GMT+8 zona waktu)

Kanada: Rate Statement, Rabu, 17Januari, pukul 23.00

Kami memperkirakan angka muncul di 1.25% (angka sebelumnya 1%).

Inggris: Indeks Harga Konsumen bulanan, Jumat, 19 Januari, pukul 17.30.

Kami memperkirakan angka muncul di 0.5% (angka sebelumnya 1.1%).

 

 

Tim Riset Fullerton Markets

Mitra Komitmen Dagang Anda


Topics: Weekly Market Research, 2018


Fullerton Markets