BLOG

BLOG

Apa Yang Dilakukan RBNZ & BOE Minggu Lalu Membuat Dolar Menguat

[fa icon="calendar"] May 14, 2018 at 4:30 PM / by Fullerton Markets

Dolar mungkin mulai rebound di tengah jeda bank sentral berubah dovish, short EUR/USD? 

Perbedaan harga global dalam menentukan aliran modal menjelang akhir 2018

Trader FX diseluruh dunia, saat ini fokusnya harus bertujuan bagaimana bank-bank sentral global untuk memperlambat laju pengetatan, bukannya memproyeksikan seberapa cepat Fed akan menaikkan suku bunga, dan apakah akan ada dua atau tiga lagi. Lebih banyak bank sentral yang dovish di seluruh dunia bisa menjadi alasan utama di balik potensi dolar meningkat, lebih dari dampak dari Fed itu sendiri.

Pekan lalu, dua bank sentral lagi mengikuti corak dari apa yang ditawarkan ECB belakangan ini, karena baik RBNZ dan Bank Sentral Inggris menekan ekspektasi kenaikan suku bunga mereka, karena meningkatnya ketidakpastian prospek inflasi, NZD dan GBP jatuh terhadap dolar setelah rapat mengenai kebijakan tersebut. RBNZ tetap mempertahankan suku bunga resmi pada rekor terendah 1,75%, dan Gubernur Adrian Orr mengatakan arah langkah kedepannya seimbang, naik atau turun. Beberapa trader bahkan melihat ini sebagai "pembuka pintu untuk memotong tingkat bunga" langkah selanjutnya. Pada saat yang sama, bank sentral mendorong kembali ramalan mereka untuk tujuan inflasi yang akan dicapai hingga 4Q 2020 dari 3Q 2020. Pasar tidak menaikkan harga sampai 3Q19, tampaknya tidak terlalu terlambat menurut pendapat kami. Mengenai perubahan kebijakan, kami masih melihat langkah OCR NZ berikutnya akan terjadi pendakian, jika pelebaran tekanan inflasi terus terwujud, dan goyangan global saat ini tidak berubah menjadi buruk. Menurut Bak Sentral Inggris, tetap membiarkan suku bunga tidak berubah dan mengisyaratkan tidak terburu-buru untuk melakukan kebijakan pengetatan. Investor dipasar uang AS memperkirakan mungkin kenaikan suku bunga tahun ini terjadi setelah bank sentral mengatakan bahwa hanya pengetatan terbatas yang dibutuhkan di tahun-tahun mendatang. Pasar mengimplimasikan kenaikan 25 basis poin, yang sepenuhnya telah diperhitungkan untuk November sebelum keputusan BOE, turun menjadi 85% setelah pengumuman. Yang sangat jelas adalah bahwa Bank Sentral Inggris telah menawarkan jaminan yang mana hal itu masih tergantung pada data, bukan model tanggungan seperti yang dikhawatirkan pada bulan Februari. Setelah itu, apakah pound akan rebound tidak dalam beberapa bulan mendatang akan sepenuhnya tergantung pada data yang masuk, terutama pada yang terkait dengan inflasi.

Bahkan di Amerika Serikat, para pedagang obligasi sudah mengambil putusan mereka. Imbal hasil spread antara Treasures 5 dan 30-tahun menipis minggu lalu menjadi hanya 26,2 basis poin, terendah sejak Agustus 2007. Prospek kurva terbalik, yang telah menandai resesi masa lalu, menguat seperti sebelumnya, prediksi itu bisa terjadi akhir tahun ini atau pada 2019 jika Fed mempertahankan laju kenaikan suku bunga.

 

Spread Imbal hasil Treasury AS 5/30 tahun 

Sumber: Bloomberg

 

Namun, berkedudukan sebagai pembuat makro perspektif global, kebijakan Fed diatur untuk lebih hawkish daripada sebagian besar bank sentral utama lainnya, hasil tersebut akan terus memperluas spread yield antara AS dan yang lainnya. Grafik di bawah ini menunjukkan kesenjangan hasil 10 tahun AS dan Jerman telah melebar menjadi 241 bps, sebagian besar dalam lima tahun terakhir, yang menyiratkan bahwa dolar memiliki banyak ruang untuk mengapreasiasi terhadap dolar dalam beberapa bulan mendatang. Ekonomi AS memiliki banyak potensi untuk terus tumbuh meskipun hal tersebut akan mengharuskan Fed memainkan kartunya dengan hati-hati. Kenaikan harga minyak tampaknya akan melekat diatas $70 per barel tetapi hal ini dapat merangsang produksi AS dan menaikkan pasokan bisa mencegah naik ke $100/barel, tetapi cukup bagi Fed untuk menaikkan suku setidaknya dua kali menjelang akhir 2018

 

Kesenjangan imbal hasil 10 tahun AS dan Jerman

Sumber: Bloomberg

 

Petikan Kita

EUR/USD – Agak bearish.

Pasangan ini bisa jatuh lagi ke 1,19 minggu ini, terutama karena perspektif dolar yang stabil.

AUD/USD – Agak bearish.

Jika data ekonomi China minggu ini tetap di bawah perkiraan, AUD/USD mungkin turun menuju 0,7470.

 

XAU/USD (Emas) - Agak bearish.

Kami memperkirakan harga akan turun menuju 1310 minggu ini.

 

 

Tim Riset Fullerton Markets

Mitra Komitmen Dagang Anda


Topics: Weekly Market Research, 2018


Fullerton Markets