BLOG

BLOG

Siapa Yang Akan Lebih Hawkish, ECB atau FED?

[fa icon="calendar"] November 13, 2017 at 4:48 PM / by Fullerton Markets

Zona Euro mungkin melaporkan data ekonomi yang bagus minggu ini, buy EUR/USD?

Pembicaraan panel bankir sentral sangat menyita perhatian.

Empat bankir sentral dunia, yaitu ECB Mario Draghi ECB, Janet Yellen Fed, Haruhiko Kuroda BOJ dan Mark Carney BOE akan membentuk panel Selasa nanti disebuah konferensi yang diselenggarakan oleh ECB di Frankfurt. Topiknya adalah "tantangan dan peluang komunikasi bank sentral." Yang pasti apa yang difokuskan oleh investor global adalah: siapa yang paling hawkish dan siapa yang paling dovish.

Pergeseran kurva di pasar AS dan Zona Euro, tapi yang lebih menyolok di Amerika Serikat, membuat investor ragu akan jalur inflasi dimasa depan dan mungkin sudah mulai mengalami penurunan dalam harga, sama seperti ekonomi global yang mengalami kenaikan. Sejak Fed mulai menaikkan suku bunga pada tahun 2015, selisih antara imbal hasil 2/10 tahun AS telah menyusut ke tingkat yang tidak terlihat sejak krisis keuangan 2008, yang masing-masing mencapai 67 basis poin. Hal ini juga mencerminkan ketidakpastian mengenai  undang-undang yang disponsori oleh partai Republik untuk memotong pajak AS, yang telah menurunkan proyeksi inflasi jangka panjang sementara perkiraan kenaikan suku bunga yang akan datang mendorong imbal hasil jangka pendek yang lebih tinggi. Perataan kurva biasanya memberi sinyal untuk meredam pandangan pertumbuhan dan inflasi. Tren tersebut menyarankan investor melihat risiko dalam siklus pengetatan moneter Fed saat ini untuk memperlambat ekonomi terbesar di dunia. Juga, kurva datar membuat pinjaman kurang menguntungkan, menimbulkan risiko bagi sektor perbankan. Dengan kebijakan era krisis yang masih ada, bagaimana cara menghapus stimulus akan menjadi masalah besar bagi Fed. Perkiraan pasar bahwa Fed akan melakukan pengetatan secara bertahap telah dilanggengkan oleh keputusan Presiden AS Trump dengan menunjuk Jerome Powell. Dengan sejumlah lowongan Fed yang harus diisi, FOMC menemukan kesulitan mengubah secara besar besaran pendekatan kebijakan Yellen saat ini.

Dari sisi ECB, yang paling dipusatkannya adalah potensi pertumbuhan harga masa mendatang. Pemburuan kembali membuat kurva imbal hasil Jerman naik rata rata dalam dua bulan. Keputusan ECB bulan lalu untuk memperpanjang program pembelian aset dan berjanji untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah sampai QE berakhir telah mendorong imbal hasil obligasi diseluruh blok ke posisi terendah dalam beberapa bulan. Namun, ekonomi zona euro tumbuh laju tercepat dalam satu dekade tahun ini. Menurut kami estimasi penurunan PDB kuartal ketiga dikawasan euro besok akan menjadi 0,6% dan pembacaan inflasi bulan Oktober pada hari Kamis akan membatasi ruang ECB untuk memperpanjang kebijakan moneter yang sangat longgar. Kami berharap ECB mulai condong ke arah bias pengetatan pada awal Januari tahun depan

 

Petikan Kita

EUR/USD – Agak bullish.

Pasangan ini bisa naik menuju 1.1730 di tengah kemungkinan data ekonomi yang sehat.

 eurusd-h4-fullerton-markets-limited.png 

  

USD/JPY – Agak bearish.

Pasangan ini mungkin turun menuju 112.80 di tengah penundaan reformasi pajak Trump.

 usdjpy-h4-fullerton-markets-limited.png

  

XAU/USD (Emas) – Agak bullish.

Kami memperkirakan harga akan naik menuju 1283 minggu ini.

 xauusd-h4-fullerton-markets-limited.png

 

Berita Top Minggu Ini (GMT+8 zona waktu)

Zona Euro: Kilasan PDB q/q. Selasa, 14 November, pukul 18.00.

Kami memperkirakan angka muncul pada 0.6% (angka sebelumnya 0.6%).

Zona Euro: Final CPI. Kamis, 16 November, pukul 18.00.

Kami memperkirakan angka muncul pada 1.5% (angka sebelumnya 1.4%).

 

 

Tim Riset Fullerton Markets

Mitra Komitmen Dagang Anda


Topics: Weekly Market Research, 2017


Fullerton Markets